Kamis, 02 Agustus 2012

“Apa alasanmu memilih profesi guru?”



Satu tahun sudah saya melewati waktu dengan menjadi mahasiswi Pendidikan Matematika Universitas Indraprasta PGRI. Selama dua semester ini, saya dapat sedikit merubah pola berpikir saya menjadi lebih sistematis, analitis dan logis dalam menanggapi serta menghadapi berbagai hal yang saya alami. Satu tahun ini juga saya berusaha dan terus berusaha memusatkan diri saya menjadi seorang calon guru matematika suatu hari nanti (Amin Ya Allah).
Saya sangat ingat, entah berapa dosen yang mengajar saya yang selalu bertanya dengan berbagai macam kosa kata pengucapannya tetapi memiliki makna yag sama yaitu sebuah pertanyaan yang sangat mendasar, “Apa Alasanmu Memilih Profesi Guru?”. Ya, pertanyaan yang terdengar mudah tetapi agak bingung untuk menjawabnya khususnya bagi saya yang ternyata masih harus mengolah kata menjadi kalimat untuk menjawab pertanyaan tersebut. Saya ingat, saat itu awal pertemuan di semester 1 di kelas mata kuliah Ilmu Sosial dan Budaya Dasar (ISBD), dosen saya yang imut lucu lugu tetapi genius yang bernama Prianti Megawanti, S.P., M. Pd  yang mengajukan pertanyaan tersebut kepada semua mahasiswa yang ada di kelas pada saat itu. Tetapi karena waktu yang tidak memungkinkan jika semua mahasiswa harus menjawab, maka beliau memberikan kesempatan kepada beberapa orang mahasiswa saja yang menyampaikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut.
                Dosen: “Apa alasanmu memilih profesi guru?
                Banyak di antara mahasiswa yang menjawab, berbagai macam jawaban yang terdengar sangat “WAAHH dan MULIA” sekali alasan yang mereka kemukakan, diantaranya adalah sebagai berikut:
                Mahasiswa 1: “Karena saya ingin mengamalkan ilmu yang telah saya miliki..”
                Mahasiswa selanjutnya: “saya memang ingin menjadi guru, guru adalah cita-cita saya dari            kecil, bu...” (mulia sekali cita-citanya).
                Ada juga yang menjawab: “dijelaskan di Al-Qur’an, bahwa salah satu yang tidak akan hilang walaupun kita telah meninggal yaitu ilmu yang bermanfaat. Maka saya ingin enjadi seperti itu, Bu. Ingin mengamalkan ilmu yang bermanfaat”. (luar biasa).
                Dan saya sendiri menjawab terhadap diri saya sendiri, “sebenarnya menjadi seorang guru bukanlah cita-cita saya yang sesungguhnya. Cita-cita saya yang sesungguhnya adalah menjadi seorang POLWAN. *aaaahmewek* ehh J ini adalah cita-cita mamaku, Bu. Awalnya saya sangat sebal kalau mama bicara saya disuruh menjadi guru, sangat tidak mau karena cita-cita saya tersebut. Tetpi karena beberapa faktor dan hal yang tidak mendukung dan merestui saya menjadi seorang POLWAN akhirnya saya pun ambil fakultas pendidikan yang INSYAALLAH akan membimbing dan menuntun saya menjadi guru profesional suatu hari nanti, maka saya ingin mencerdaskan hidup bangsa, ingin meyakinkan murid-murid saya nanti kalau matematika itu tidak menyeramkan bahkan mengasyikan”. Demikian jawaban siaya yang amat panjang hehehe. Dan banyak lagi jawaban dari mahasiswa di kelas ISBD saat itu.
                Lalu beliau (Dosen ISBD) mengatakan “kalau di antara anda yang masih tidak mengetahui alasan anda mengapa ingin menjadi guru, tandanya anda nanti akan dipermainkan oleh perkembangan zaman”, tandasnya.

Beliaupun melanjutkan, “Sebenarnya kalian harus yakin betapa mulia dan berhaganya profesi seorang guru. Ditangannyalah dihasilkan berbagai macam jenis manusia di dunia ini. Oleh karena ilmu, bimbingan dan didirikan seorang gurulah maka saya ada dihadapan anda sekalian. Jadi anda jangan mempermainkan profesi sebagai guru. Kalian tidak hanya berguna di dunia tapi juga di balasi amal yang berlipat ganda di akhirat kelak. Tinggal tergantung kalian bagaimana agar bisa menghasilkan peserta didik yang kompeten dan menjadi manusia yang bermanfaat atau malah sebaliknya..”

Semua diam. Tidak tahu apa yang dipikirkan. Ada yang mendengarkan dengan seksama, ada yang menerawang dan ada juga melamun.. dan sebagainya.
Kemudian beliau melanjutkan lagi,,

“Siapa yang mengajarkan ilmu pada Presiden?”
“Guru…..”
“siapa yang mengajarkan ilmu pada para Dokter?”
“Guru…..”
“Yang menghasilkan para Insinyur?”
“Guru…..”
“Lalu yang mengajarkan seorang jadi Koruptor???”
“Juga guru……”
Semua yang ada dikelas ketika itu langsung tertawa mendengar hal seperti itu.
                Saya jadi termotivasi kembali. Ketika beberapa hari ini saya merasa jenuh dan kurang gairah karena banyak yang merendahkan dan memojokkan profesi seorang guru. Guru begitu mulia. Mulia disini bukan dari segi kesempurnaannya namun mulia karena profesinya.
                Seharusnya orang-orang memahami akan hal ini. Hargailah seorang guru. Jangan nilai mereka seenaknya. Karena guru juga manusia biasa yang tak luput dari berbagai kekurangan.
Lalu Bapak kembali melanjutkannya dengan memberikan pernyataan,
“Namun saya tidak mau jadi guru!”
“Hah..!! kenapa Bu??” Kami menjawab dengan ekspresi sedikit keheranan.
“Saya tidak mau jadi guru karena saya mau jadi guru besar..”
Semua kelas kembali tertawa mendengar ucapan beliau. Kemudian kami serentak mengamini ucapan beliau tersebut… :)

semoga bermanfaat, Sulistioningsih :)

Rabu, 01 Agustus 2012

"Profesi Mulia Seorang Guru" Sosok yang Menyentuh Pinggiran Masa Depan



Seorang guru teladan pernah ditanya mengapa dia tertarik menjadi guru. Jawabnya: "Karena guru (bahkan hanya guru) yang dapat merasakan dan menyentuh pinggiran masa depan". Dia tidak berharap dapat menyentuh masa depan karena itu sesuatu yang mustahil. Tapi cukup dapat menyentuh pinggiran masa depan, karena melalui persinggungan dengan peserta didiknya yang mewakili masa depan tersebut, membuat profesi guru menjadi jauh lebih menarik dari profesi yang lain. Itulah jawaban Sang Guru Teladan.Dengan kalkulasi matematika sederhana, dengan rata-rata lama sekolah 7.9 tahun (2010), itu berarti kita semua paling tidak pernah bersinggungan dengan peran guru selama 7.9 tahun. Semakin maju suatu bangsa, rata-rata lama sekolahnya semakin tinggi, dan itu berarti kebersinggungan dengan peran guru semakin lama pula.


1. Berat dan Mulia




Kemampuan menyentuh masa depan, walaupun hanya pinggirannya, menempatkan guru pada tanggung jawab yang sangat berat, namun mulia, karena kemampuan dan kesempatan itu tidak dimiliki oleh yang lain. Pada dirinya tertumpu beban dan tanggung jawab menyiapkan masa depan yang lebih baik, yaitu dengan berfungsi sebagai jembatan bagi para peserta didik untuk melintas menuju masa depan mereka. Tergantung pada jembatan tersebut, ke masa depan manakah peserta didik tersebut akan dibawa? Dari tiga penggalan masa (masa lalu, masa kini dan masa depan), masa depanlah yang menjadi tujuan, dengan memanfaatkan sebaik-baiknya masa lalu dan masa kini.
Tugas guru adalah mentransformasi generasi penerus demi masa depannya yang lebih baik, lebih berbudaya sekaligus membangun peradaban dan itu adalah tugas yang sangat mulia. Dengan demikian, secara hakiki dan asali (genuine) guru adalah mulia, menjadi guru menjadi mulia, bahkan kemuliaannya tanpa memerlukan atribut asesorial. Memuliakan profesi yang mulia (guru) adalah kemuliaan, dan hanya orang-orang mulia yang tahu bagaimana memuliakan dan menghargai kemuliaan. Bahkan Sayyidina Ali pernah menyampaikan: "Saya menjadi hamba (menghormati dan memuliakan) bagi orang yang mengajarkan kepada saya meskipun hanya satu huruf". Bertanggungjawab terhadap pembentukan masa depan menunjukkan bahwa guru berbeda dengan profesi yang lain. Sehingga menjadi tidak berlebihan, apabila sebagai profesi, guru mendapat kehormatan memiliki Hari Guru. Kehormatan yang tinggi ini memiliki implikasi pentingnya profesionalitas guru.Profesionalitas guru baru akan terasa hasilnya pada masa depan, yang apabila salah arah, akan mustahil diputar kembali untuk memperbaikinya, karena pendidikan adalah proses yang tidak bisa dibalik (irreversible process). Dampaknya yang masif pada saat jauh mendatang mengharuskan profesionalitas guru untuk dijaga dan terus ditingkatkan dengan hati-hati dan waspada dan tidak boleh terjebak hanya karena pertimbangan kepentingan praktis sesaat.


2. Oksigen-Air

hubungan antara profesionalitas dengan kompetensi, ibarat keberadaan unsur oksigen di dalam air. Mustahil, keberadaan air tanpa kehadiran unsur oksigen. Oleh karena itu, pemikiran tentang pentingnya pengukuran (uji) kompetensi yang dikaitkan dengan proses sertifikasi adalah suatu keniscayaan. 

Hal ini dilakukan untuk mengukur lebih teliti kesiapan menjalani profesi guru dan menjamin bahwa masa depan tidaklah salah arah.

Ke depan, bukan hanya kesiapan yang akan diukur, tapi lebih jauh lagi adalah kelayakan seseorang menjalani profesi guru. Sehingga menjadi guru, di samping panggilan hati nurani, dia harus siap dan layak untuk menjalani profesi guru. Pemberian perhatian secara khusus mulai dari rekruitmen calon guru, pendidikan guru, sistem peningkatan profesionalitas sampai dengan perlindungan dan kesejahteraan guru menjadi mutlak dilakukan, inilah yang sekarang ini sedang dilakukan pemerintah.Kelayakan menjalani profesi guru sangat diperlukan mengingat tugas guru memiliki ukuran multi dimensional yang sangat kompleks terkait dengan penyiapan generasi penerus yang lebih baik dalam segala hal. Ketidaklayakan guru, bisa berakibat terjadinya kecacatan dalam proses pembentukan pola pikir, pengasahan mata hati dan perilaku sosial dari peserta didik. Hal ini akan menjadi beban, baik bagi dirinya maupun masyarakat. Sebagai jembatan ke masa depan, guru harus memastikan bahwa peserta didiknya adalah jembatan bagi masa depan mereka menuju ke masa depan berikutnya.

3. Memberi Inspirasi


Dalam mempersiapkan masa depan itulah, guru tidak cukup hanya mengajarkan apa yang diketahuinya karena itu bisa menjadi tidak relevan lagi pada masa mendatang di mana peserta didik tersebut hidup. Guru yang baik akan menjelaskan sesuatu kepada muridnya sehingga paham, tetapi guru yang hebat adalah guru yang mampu memberikan inspirasi dan motivasi kepada muridnya, sehingga mampu berbuat sesuatu yang baik dengan kemampuannya sendiri. Di sinilah pentingnya guru, sebagai sumber keteladanan dan kemampuannya dalam menumbuhkan motivasi. Sebagaimana disampaikan pada kata bijak, satu tindakan baik dari seorang murid yang berasal dari inspirasi seorang guru adalah lebih penting dari semua hafalan dan ilmu yang diperolehnya selama sekolah.Kemampuan membentuk karakter peserta didik tidak boleh terabaikan, tetapi menjadi satu kesatuan dari tugas guru, tugas dunia pendidikan, yaitu membentuk kepribadian yang unggul dan mulia, serta mengajarkan pengetahuan dan keterampilan. Kemampuan semacam ini hanya dimiliki oleh sedikit orang yang berbakat, berhasrat, dan berkemampuan menjadi guru. Dan itu, adalah ibu dan bapak guru. Berbahagialah, wahai ibu dan bapak guru sekalian yang telah terpilih mengemban tugas suci kemanusiaan ini. Semoga. (****)

Rabu, 18 Juli 2012

Maha Karya Agnes Monica, Artis Muda Berbakat di Indonesia


ini tugas essay sulis, mata kuliah bahasa indonesia semester 2...

Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, karena dianugerahi akal dan pikiran yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup ciptaan Tuhan lainnya. Dengan akal tersebut, manusia dapat mengembangkan pikirannya untuk melakukan apa yang ia inginkan di dalam menjalani kehidupan sehari-harinya. Manusia berpikir tentang segala hal, misalnya tentang apa yang akan ia lakukan, apa yang ia inginkan, adanya rasa ingin tahu atau bahkan tentang apa yang ia sukai. Dari perkembangan pola berpikir inilah manusia dapat menemukan jati dirinya sendiri, salah satunya adalah dalam hal yang ia sukai yang dapat membuatnya nyaman, bahagia atau merasakan senang jika berada dalam lingkungan yang ia sukai tersebut.
Setiap orang memiliki kesukaan atau hobi yang berbeda-beda satu sama lain, bahkan walaupun mereka memiliki ikatan persaudaraan yang erat kemungkinan besar mereka memiliki hobi yang berbeda. Salah satu hobi yang banyak di minati banyak orang adalah dalam bidang musik. Musik adalah suara yang disusun sedemikian rupa sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan terutama suara yang dihasilkan dari alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyian ataupun suara-suara yang dihasilkan dari lantunan indah nan merdu suara manusia yang memiliki talenta tersendiri bagi banyak orang yang bersifat alamiah berasal dari dalam diri seseorang yang merupakan anugerah luar biasa dari Tuhan Yang Maha Esa. Musik tidak hanya disukai oleh kalangan remaja saja, tetapi setiap kalangan banyak yang menyukai musik seperti di Indonesia terdapat banyak jenis musik yang memiliki keindahan, kelebihan dan kekurangannya masing-masing.


Bernama lengkap Agnes Monica Muljoto atau biasa di sapa Agnes Monica, dilahirkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli 1986. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Jenny Siswono dan Ricky Suprapto. Agnes Monica adalah artis dan penyanyi muda berbakat yang berkebangsaan Indonesia. Terlepas dari kemampuan luar biasa yang dimiliki Agnes yang kita ketahui, tentunya masih banyak yang bisa digali dan bisa dijadikan sebagai sumber inspirasi bagi para pemuda Indonesia. Cita-citanya yang selalu ia dengungkan untuk go international sama sekali bukan untuk dirinya sendiri, tetapi lebih dari itu adalah untuk Indonesia sebagai tanah tumpah darahnya. Berbagai undangan konser  atau penampilan di luar negeri Agnes Monica selalu menyelipkan sedikit gerakan tarian Indonesia. Tidak ada tujuan lain kecuali untuk kebanggaan bangsa. Jika kita melihat dari sisi ini, selayaknya apa yang dilakukan oleh para generasi muda Indonesia semestinya seperti yang telah ditunjukkan oleh Agnes Monica.
Melalui suara emasnya, mulai dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2010, Agnes merilis empat album bernyanyinya yang dibuatnya dengan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan yang ia miliki dan dengan serta bantuan dari berbagai pihak. Agnes semakin disukai oleh banyak kalangan khususnya kalangan anak muda atau remaja karena sebagian besar lagu-lagu Agnes adalah bertemakan tentang cinta yang sangat sesuai dengan para anak muda. Lagu-lagu yang ada di album-albumnya ini sangat sesuai dengan hati para penikmat musik Indonesia. Agnes berhasil memenangkan banyak penghargaan dari berbagai macam ajang penganugerahan penghargaan musik baik di Indonesia atau di kancah internasional. Saya adalah salah satu penggemar lagu-lagu Agnes Monica, saya sangat menyukai lagu-lagu Agnes Monica baik yang berirama slow atau beat dengan irama musik cepat karena sangat indah didengarkan dan liriknya pun menarik perhatian pendengar musik untuk terus mendengarkan lagu yang ia nyanyikan.

Pada album pertamanya yang berjudul And the Story Goes, ada dua lagu andalan yang sering dibawakan Agnes saat pentas atau konser di banyak acara saat itu yaitu lagu yang berjudul “Jera” dan lagu yang ia bawakan secara duet bersama Ahmad Dhani yang berjudul “Cinta Mati”. Lagu yang berjudul “Jera” adalah lagu yang bertajuk tentang cinta menceritakan seorang wanita yang pernah mengalami kegagalan dalam bercinta dengan pasangannya yang membuatnya jera untuk menjalani cinta lagi karena pasangannya yang dulu pernah ia cintai tersebut bercinta dengan wanita lain. Pada saat ia jera, pasangannya itu kembali kepadanya. Lagu yang sangat sempurna nan merdu ini dinyanyikan oleh Agnes Monica dengan penjiwaan yang luar biasa seakan ia mengalami kisah yang sama seperti yang diceritakan dalam lagu ini.
Lagu kedua yang sering dinyanyikan Agnes di setiap penampilannya yaitu yang berjudul “Cinta Mati” dinyanyikan Agnes secara duet atau kolaborasi dengan salah satu musisi ternama di Indonesia yaitu Ahmad Dhani. Lagu “Cinta Mati” ini adalah lagu yang sangat indah yang menggambarkan sepasang kekasih yang saling mencintai yang mengibaratkan alam sebagai realisasi terhadap cinta mereka. Lagu ini dibawakan dengan sukses yang berhasil memikat para penggemar Agnes dan Ahmad Dhani bahkan hingga saat ini, karena pembawaan mereka saat menyanyi sangatlah cocok di mata para pecinta musik Indonesia. Lagu yang melantunkan keindahan vokal dan penjiwaan yang kuat ini banyak disukai oleh banyak kalangan, khususnya kalangan remaja.
Saya sebagai salah satu penggemar Agnes, sangat menyukai lagu “Cinta Mati” ini, karena dari isi lagu yang sangat sesuai dengan hati saya atau mungkin dengan hati semua pendengar yang sedang merasakan jatuh cinta yang sangat indah terhadap pasangannya. Dapat kita lihat dari liriknya yaitu, “Cintaku sedalam samudra, setinggi langit di angkasa kepadamu. Cintaku sebesar dunia, seluas jagat raya ini kepadamu”. Bagi para pendengar yang mungkin kurang menyukai sosok Agnes, melalui lagunya ini mereka mengatakan bahwa, “Lagu ini berlebihan, karena dilihat dari kenyataan tidak mungkin manusia mencintai sesama manusia melebihi cintanya terhadap Tuhan-Nya.” Jika dipikirkan secara mendalam, hal ini memang tidak mungkin dan tidak masuk di akal  seseorang mempunyai cinta terhadap sesama manusia sedalam samudra, setinggi langit di angkasa atau bahkan cintanya itu sebesar dunia, seluas jagat raya. Dilihat dari lirik pada lagu ini, memang berlebihan karena seharusnya cinta seorang manusia terhadap sesamanya tidak mungkin melebihi cintanya terhadap Tuhan-Nya. Mengenai hal ini, kembali pada individu (pecinta musik Indonesia) yang menilainya.
 Setelah sukses dengan albumnya yang pertama, pada tahun 2005, Agnes merilis album keduanya yang berjudul Whaddup A'. Pada album keduanya ini, selain menggandeng sejumlah musikus Indonesia seperti, DewiqMelly Goeslaw, dan Andi Rianto, Agnes juga mengajak penyanyi asal Amerika Serikat yaitu Keith Martin untuk berkolaborasi. Di album ini, Keith Martin menciptakan dua buah lagu berbahasa Inggris untuk Agnes, termasuk di antaranya lagu yang berjudul "I'll Light a Candle" yang mereka bawakan secara duet. Agnes mulai menunjukan kemampuannya di mata penyanyi luar negeri untuk memulai cita-citanya menembus kancah musik internasional. Suatu karya yang luar biasa untuk Agnes Monica, karena tidak semua penyanyi di Indonesia yang dapat berkolaborasi langsung dengan musisi luar negeri seperti Keith Martin. Ini adalah langkah awal Agnes dalam meniti karirnya untuk menembus kancah internasional. Lagu yang berjudul "I'll Light a Candle" ini sangat indah dinyanyikan oleh Agnes dan Keith Martin, karena keduanya memiliki suara emas yang luar biasa, tetapi ada satu hal yang menjadi koreksi tersendiri untuk Agnes Monica. Saya mendengarkan lagu "I'll Light a Candle" ini dan melihat video klipnya sedikit memunculkan koreksi tersendiri, bahwa Agnes kurang dapat menyeimbangi lawan duetnya. Kita semua mengetahui Agnes itu memiliki suara yang luar biasa, tetapi saat ia berkolaborasi kurang dapat menyeimbangi suara yang dimiliki Keith Martin sehingga suara Agnes yang lebih menonjol, padahal seharusnya saat berkolaborasi dua orang penyanyi atau lebih harus dapat menyeimbangkan antara suara satu dengan suara yang lainnya agar terdengar lebih indah.

Pada album kedua Agnes ini, saya mempunyai dua lagu andalan yang sangat Saya sukai yaitu lagu yang berjudul “Bukan Milikmu Lagi” dan “Tanpa Kekasihku”. Lagu yang berjudul “Bukan Milikmu Lagi” adalah salah satu lagu beat andalan Agnes yang sering ia nyanyikan setelah album keduanya ini diluncurkan. Lagu yang menceritakan tentang seorang wanita yang kecewa terhadap pasangannya yang dulu pernah mencintainya sepenuh hati, tetapi meninggalkannya begitu saja. Lagu ini banyak disukai dan didengarkan oleh kalangan anak muda khususnya wanita karena lagu ini bertemakan tentang kisah cinta seorang wanita. Lagu ini menceritakan seorang wanita dengan ketegarannya dalam menjalani kehidupan percintaannya saat ia ditinggalkan oleh pasangannya, karena banyak di kehidupan nyata sekarang ini wanita yang terkesan lemah yang merasa tidak dapat hidup tanpa pasangannya. Lagu ini pun dapat memotivasi para wanita agar tidak menggantungkan hidup terhadap pasangannya yang belum ada ikatan pernikahan dan mengingatkan para wanita agar ia percaya setiap orang telah memiliki jodoh yang telah diciptakan Tuhan untuk setiap makhluk-Nya.
Lagu kedua yang saya sukai yaitu lagu yang berjudul “Tanpa Kekasihku” merupakan lagu andalan Agnes pula yang sering dibawakan dalam acara-acara musik. Lagu ini berisi tentang kisah seorang wanita yang sangat mencintai pasangannya tetapi pasangannya pergi dan tidak kembali. Bagi wanita itu pasangannya pergi karena kesalahannya dan ia ingin mengulang hari untuk memperbaiki kesalahannya tersebut, karena ia sangat membutuhkan pasangannya itu untuk menjalani hidup bersamanya. Lagu ini sangat indah dinyanyikan oleh Agnes dengan suara merdunya sehingga mencapai kesempurnaan. Tetapi tidak semua pendengar lagu “Tanpa Kekasihku” menyukai lagu ini, beberapa orang mengatakan bahwa, “Lagu ini berlebihan dari isi liriknya yang mengibaratkan surga, padahal tidak seorang pun di dunia ini yang mengetahui bagaimana itu surga, atau seperti apa surga itu.” Saya juga setuju dengan pendapat ini karena siapapun yang ada di dunia ini tidak ada yang mengetahui seperti apa surga itu, tetapi dengan pemikiran positif tentang lagu ini kita dapat mengartikan surga itu adalah tempat yang paling indah untuk berbahagia karena cinta.
Pada tahun 2009, Agnes meliris album ketiganya yang berjudul Sacredly Agnezious. Di album ini, saya sangat menyukai lagu yang berjudul “Teruskanlah” dan “Matahariku”. Kedua lagu ini adalah lagu slow yang sangat menyayat hati jika diresapi dan didengarkan saat kita mengalami kisah seperti yang diceritakan di dalam kedua lagu ini. Lagu yang berjudul “Teruskanlah” adalah lagu yang menceritakan seorang wanita yang sama sekali tidak dianggap oleh pasangannya, ia merasa sendiri dalam menjalani kehidupannya. Saya berpikir bahwa lagu ini sangat indah baik dalam segi irama musik ataupun makna dari lagunya sendiri, tetapi terlalu berlebihan liriknya yang sangat menggambarkan kelemahan seorang wanita. Bagi saya, seorang wanita tidaklah lemah seperti yang ditekankan dalam lagu ini. Harga diri wanita sedikit dimainkan dalam lagu ini, karena diceritakan seorang wanita yang diacuhkan oleh pasangannya, padahal jika seseorang telah menemukan pasangan sejatinya ia tidak akan mengeluhkan sedikit apapun tentang pasangannya karena mencintai seharusnya atas dasar apa adanya bukan merubah cintanya saat pasangannya tidak lagi indah. Dalam lagu ini Agnes seakan menceritakan seorang wanita yang kecewa terhadap pasangannya yang memang bukan pasangan sejatinya, karena ia belum menemukan cinta yang sesungguhnya yang telah Tuhan ciptakan untuknya.
Lagu yang berjudul “Matahariku” adalah lagu yang menceritakan seorang wanita yang ditinggalkan oleh pasangannya dan ia merasa hatinya tidak dapat terbuka lagi oleh cinta yang lain. Lagu ini banyak disukai pendengar musik Indonesia khususnya penggemar Agnes monica, tetapi satu hal yang dapat dikoreksi dalam lagu Agnes ini yaitu liriknya yang mengibaratkan pasangannya sebagai matahari. Jika kita pikirkan menggunakan logika, lirik lagu “Matahariku” ini sangat berlebihan karena tidak ada yang menandingi eloknya sang matahari.




Pada tahun 2010, Agnes pun merilis albumnya yang keempat yang berjudul Agnes is My Name. Pada album ini, saya menyukai dua lagu yang diciptakan langsung oleh Agnes Monica sendiri yaitu lagu yang berjudul “Godai Aku Lagi” dan “Paralized”. Lagu  ini memiliki jenis musik beat dengan irama musik cepat dan dengan lirik yang menarik para kaum muda untuk mendengarkan dan menyanyikan kedua lagu ini. Lagu yang berjudul “Paralized” yaitu lagu bernuansa pop yang dancey ini cukup bisa membuat kita bergoyang dengan aransemen yang mengingatkan kita pada lagu “Eh..Eh.. (There’s Nothing I Can Say)” yang dinyanyikan oleh Lady Gaga yang beatnya ringan dan fun. Di track selanjutnya pada album ini, terdapat lagu berjudul “Godai Aku Lagi” yang diciptakan oleh Agnes sendiri mengingatkan pada lagu “Gimme More” yang dibawakan oleh Britney Spears. Album Agnes Is My Name ini ditutup dengan cantik oleh lagu “Cinta di Ujung Jalan” ciptaan Dewiq yang sederhana dengan alunan gitar akustik, tidak banyak ornamen-ornamen, tetapi tetap menonjolkan kualitas vokal dan penjiwaan Agnes Monica yang mengalun tanpa meregang otot. Menurut saya, album keempatnya ini yang berjudul Agnes is My Name ini adalah album terbaik dari semua album-album yang dimiliki Agnes, karena terlihat dari banyak lagu yang diciptakan sendiri oleh Agnes Monica dan dibawakan olehnya.
Setelah saya uraikan mengenai Agnes Monica dan sekilas tentang karya-karyanya dalam bidang musik, timbul suatu pertanyaan yaitu, apa kekurangan dari lagu-lagu yang dinyanyikan oleh Agnes Monica? Jika saya bertanya kepada masyarakat luas penikmat musik Indonesia, khususnya kepada para penggemar berat Agnes tentu tidak ada kurangnya di mata mereka. Tetapi jika kita teliti lebih dalam lagi dengan pengetahuan serta pengalaman tentang musik, maka baik bagi Agnes ataupun lagu-lagunya ini masih banyak kekurangan yang dapat dijadikan perbaikan untuk Agnes sendiri agar eksistensinya dalam berkarya di bidang musik  dapat berkembang lebih baik lagi. Salah satu kekurangannya adalah cara bernyanyi Agnes yang terkesan plagiat dengan penyanyi-penyanyi luar negeri, bahkan seperti lagu “Paralized” dan “Godai Aku Lagi’ terdengar seperti lagu-lagu penyanyi luar negeri. Selain itu, ketika Agnes berkolaborasi dengan penyanyi luar negeri atau penyanyi Indonesia, Agnes terkesan seperti mendominasi lagu yang dinyanyikan, mungkin karena kemampuan bernyanyi Agnes tidak ada yang menandingi karena bagi saya Agnes is the best of Indonesian singing.
Dibalik kesempurnaan yang dimiliki Agnes Monica dalam menyanyikan setiap lagu-lagunya, Agnes dikenal dengan penyanyi yang tidak menunjukan adat atau budaya timur dalam berpakaian di atas panggung maupun dalam kehidupan sehari-harinya. Agnes selalu menggunakan pakaian yang terbuka bahkan terkesan ‘senonoh’ yang menggambarkan ketidakcintaannya terhadap budaya timur yang selalu ditekankan di Indonesia. Hal inilah yang sering menjadi pro dan contra di masyarakat dalam menanggapi cara berpakaian Agnes Monica yang tidak menunjukan adat berpakaian orang timur ini. Koreksi ini hendaknya dapat ditanggapi dengan baik oleh Agnes Monica agar adat berpakaian orang timur di Indonesia tetap berjalan dengan baik yang direalisasikan dalam berbagai bidang termasuk dalam bidang musik yang ia tekuni selama ini.
Menurut saya, ada dua hal yang membuat musik di Indonesia ini membosankan yaitu plagiat, dan Lip-sync. Banyak penyanyi di Indonesia yang menjadi pelaku plagiator atau orang yang melakukan tindakan plagiat khususnya di bidang karya seni musik. Pelaku plagiat adalah musisi pencipta lagu sendiri, alasan mereka bukan melakukan plagiat tetapi hanya mengganti aransemen lagu agar terdengar lebih segar di telinga penikmat musik Indonesia. Tetapi hal inilah yang membuat musik di Indonesia semakin membosankan, karena kita hanya mendengarkan lagu seperti itu saja yang hanya diganti aransemen musiknya. Tentunya tidak semua musisi seperti itu, itu hanyalah segelintir musisi yang kurang kreatif. Yang kedua adalah  Lip-sync, Lip-sync adalah istilah teknis untuk pencocokan gerakan bibir dengan suara. Penyanyi Indonesia sangat kental dengan kebiasaan buruk ini, khususnya para penyanyi yang bernyanyi sekaligus menari.


Kita sebagai generasi penerus bangsa hendaknya tetap berkreasi tanpa melihat atau mengacak-acak karya seni orang lain baik dalam bidang musik atau bidang karya seni apapun, karena itu adalah kebiasaan buruk yang harus dihapuskan. Alangkah lebih baik jika karya seni yang kita buat adalah karya seni baru yang disesuaikan dengan perkembangan zaman agar perkembangan karya seni khususnya karya seni musik di Indonesia semakin meningkat dan tidak kalah dengan karya seni musik di negara lainnya.
Demikian esei ini saya buat untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia yaitu menulis esei seribu kata, tetapi esei yang saya buat ini melebihi kapasitas jumlah kata yang diperintahkan. Tetapi semoga hal ini dapat dijadikan poin positif dengan pertimbangan dosen Bahasa Indonesia saya yang sangat luar biasa yaitu Bapak Randi Ramliyana. Dan semoga esei ini dapat dijadikan tambahan informasi bagi pembaca tentang Agnes Monica dan sekilas tentang karyanya dalam bidang musik, serta dapat menjadi bahan pertimbangan kita dalam memposisikan diri sebagai warga negara Indonesia yang baik dalam memperjuangakan dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia melalui berbagai bidang salah satunya adalah melalui bidang musik seperti yang dilakukan Agnes Monica dengan bakat menyanyi luar biasa yang ia miliki.


Penulis
Sulistioningsih
Pendidikan Matematika, UNINDRA

Senin, 23 Januari 2012

INGIN BELAJAR MENGAJAR

bagi siapa saja, yang saudaranya atau tetangganya yang sedang butuh tenaga pengajar non formal (les privat) untuk pelajaran sekolah dasar (SD), khususnya matematika..hubungi sulis di facebook dengan nama email (sulisboedymaulana@ymail.com)

mohon bantuannya saya ingin belajar untuk mengajar, terima kasih

Selasa, 10 Januari 2012

tentangku :)

assalamu alaikum WR.WB

yeee..baru buka BLOG ini lagi..setelah sekian lama mencari jati diri, dan aku telah menemukan jalannya menuju kesana...

di mulai dari awal lagi aja yaa..perkenalkan namaku SULISTIONINGSIH, aku lahir di kota bogor tanggal 28 juni 1994. tapi sekarang detik ini dan 3 tahun setengah ke depan aku adalah MAHASISWA UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI (UNINDRA) Fakultas Teknik, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Program Studi PENDIDIKAN MATEMATIKA..

nahhh..teman2 inilah yang aku maksud aku telah menemukan jalan menuju jati diriku yang sebenarnya ini..
aku telah menjadi mahasiswi sesuai dengan keinginanku yaitu PENDIDIKAN MATEMATIKA
sebagian besar orang sudah mengetahui dengan jurusan pendidikan matematika tentunya aku akan menjadi seorang GURU MATEMATIKA amin ya allah...

aku aka berjuang semampuku untuk meraih impian ini, semoga semua orangg-orang terdekatku mendukung amin ya allah..

oiya sebelumnya belum kenal aku yaa...
inilah aku

ini aku teman-teman...hahahaha









YANG TERPENTING adalah aku memiliki PACAR yang sangat aku cintai aku sayangi...yaitu ANDI BUDI RANDI FAATHIR MAULANA SALANGKETO


beliau yang selalu mendukung aku...pokonya LOVE YOU FULL....



dikampus aku punya 3 sahabat yaitu kaka yaya, kaka viki dan kaka dina..
mereka sangat aku sayangg..
(dari kiri, aku, kaka yaya, kaka viki, kaka dina)

















dan ini juga ada koleksi foto2ku bersama teman2....

























dan masih banyak lagii....


karena selain di kampus itu belajar, kami juga foto2 hehehe


aku membuktikan bahwa matematika itu asyik dengan hal ini...
aku tetap bahagia dengan apa yang aku jalani sekarang demi masa depanku...

ini hanya sekilas tentangku...masih banyak lagi ceritaku bersama matematika...


emang PUSING BANGET sih kalo udah belajar matematika, apalai GEOMETRI DATAR zzzzzz memang bikin pusing...
tapi kalo kita terus ngeluh pusing, mendi ng gak usah sekolah, gak usah memikirkan hidup hahahaha..
karena kita hidup itu untuk memikirkan hidup kita..
AKAN JADI SEPERTI APA????


hidup kita akan menjadi seperti kita.. :D


TUNGGU AKU dengan kisah dan cerita2ku bersama matematika yang kita cintai bersama hahahahaha

SEMANGAAAATTTTT  :D :D :D